31 Januari 2008

Oleh-oleh dari Kalibata


Tadi sore saya kopi darat ke Kalibata sama seorang teman (milis). Menemui seseorang yang (semoga dapat) mencerahkan kehidupan saya. Pulang dari sana saya dapat oleh-oleh banyak (dan lezat) tapi nggak bisa dimakan. Tebak, apa coba? Karya (visual) saya dikritik habis-habisan. Semua masukan itu saya tampung dan saya jadikan masukan untuk karya berikutnya.

Senang (banget) rasanya dapat masukan yang membangun (kreativitas), yang bisa membuat tangan ini "nakal" lagi, bergerilya dan bercinta dengan si tikus (mouse). Tapi sebenernya saya sudah capek (juga) sih. Masa tiap malem jadi kalelawar (yang haus cari ilmu). Program penyehatan badan kapan ya bisa terlaksana? ho ho ho...

Belakangan ini saya memang doyan ngeblog, meskipun itu sekedar mereview kembali dunia (kreatif) yang saya alami. Kalo hidup ini tidak kreatif ya mana bisa asyik. Apalagi hidup di (neraka) Jakarta ini, yang selalu dikejar deadline dan deadline demi weekend. Tapi sialnya, weekend belum pernah saya rasakan sama sekali. Jadi kalo sampean-sampean pingin dapet weekend, ya sudah nggak usah(lah) kerja di media seperti saya ini.

Tapi saya sadar, bahwa semakin banyak dihadapkan dengan banyak tantangan, saya akan semakin banyak belajar mengambil tindakan (cepat) yang tepat. Kalo saya boleh mengelompokkan nih, ada tiga kelompok orang yang paling sering saya temui tiap hari. Ada yang dengan wajah sok serius(nya) lalu memberikan perintah, ada yang sambil senyam-senyum sok akrab, tapi ada juga yang memuji saya terlebih dahulu. Untuk orang yang ketiga itu, biasanya saya bilang ke mereka, "maaf, Mas, saya nggak ada uang kecil". Hehehe..

Nggak penting banget tulisan di atas ya??! ya sudahlah. Kalo gitu sampean bisa baca tulisan yang di bawahnya :)

1 komentar:

cynic mengatakan...

Antown,

I have the video on youtube too. You can view it here http://www.youtube.com/watch?v=JFZl1sfcJRY

there's a code you can copy and embed it on your site.

Let me know again if you have problem.